BINCANG SANTAI GURU PENGGERAK DENGAN BUPATI LOMBOK BARAT

Sang Surya tampak tersenyum. Langit terlihat biru, tidak tampak gumpalan awan di atas Dusun Kebon Ayu. Kondisi alam seolah bersahabat untuk menyambut satu persatu Guru Penggerak yang tergabung dalam Komunitas Guru Penggerak Lombok.
Guru penggerak, komunitas, bincang santai, program, pendidikan guru penggerak, sosialisasi
Hari ini rencananya seluruh guru penggerak Kab. Lobar yang berjumlah 71 orang ini akan mengikuti kegiatan Bincang-bincang dengan Bapak Bupati Fauzan Khalid. Kegiatn ini dilaksanakan di salah satu tempat favorit warga Lombok Barat dan Kota Mataram untuk menghabiskan akhir pekan sembari goes menggunakan sepeda. 

Lokasi ini dikelilingi oleh persawahan yang ditanami padi dan pohon Melon baik yang lokal maupun Melon Golden. Setiap akhir pekan khususnya hari Sabtu dan Minggu lokasi ini di penuhi oleh pengunjung yang berasal dari wilayah luar untuk sekedar menikmati alam pedesaan dengan udara yang masih alami sambil bersepeda santai.

Guru penggerak, komunitas, bincang santai, program, pendidikan guru penggerak, sosialisasi


Saat kelelahan mengayuh sepeda, kita tidak perlu khawatir karena di areal ini juga sudah banyak lapak-lapak yang menjajakan makanan tradisional seperti sate jamur, lontong, pelecing kangkung, kue serabi dan berbagai macam minuman mulai dari es kelapa muda, es campur, air mineral.

Guru penggerak, komunitas, bincang santai, program, pendidikan guru penggerak, sosialisasi


Pulang dari lokasi para pengunjung juga bisa membawa oleh-oleh melon yang dipilih dan dipetik langsung oleh pembeli. 


Sekitar pukul 8 pagi tampak bapak Kabid GTK Dikbud Lobar Bapak H. Sujai mulai bergabung. Dengan senyum khasnya, lelaki berkulit putih ini menyambut satu persatu uluran tangan dari bapak/ibu guru penggerak yang berusaha menyalaminya. 


Dibeberapa area, canda tawa mulai terdengar saut-sautan dari para hadirin yang hadir sembari menunggu Bapak Kadir Dikbud Lobar dan Bapak Bupati beserta rombongan. Jarum jam terus melaju menuju pukul 9 pagi. Terlihat Bapak Kadis Dikbud menggunakan baju warna abu mendekat menuju kerumunan para guru yang masih asyik bercanda.


Lelaki berperawakan gempal ini terlihat sibuk menyalami satu persatu para guru yang mendekat untuk menyambut kedatangan beliau. Pembawaan yang bersahaja dan berwibawa membuat lelaki ini walau menggunakan baju kaos namun tetap terlihat bijaksana dan berwibawa.


Beliau pun bergabung dengan Pak Kabid yang sudah datang lebih dulu. Beberapa dari para guru berusaha memanfaatkan momen ini untuk berfoto bersama orang nomer satu di Dikbud Lobar. 


Sang Surya semakin hangat. Tampak dari kejauhan robongan Bapak Bupati menggunakan sepeda memasuki area kegiatan. Setelah meletakkan sepedanya, beliau langsung bergabung dan duduk di berugak dengan bapak/ibu guru penggerak yang menunggunya sejak tadi pagi. 


Beliau berbaur dengan santai tanpa ada jarak antara pimpinan dan bawahan. Kesederhanaan dan bersahaja terlihat jelas dari wajahnya dan dibalut dengan suaranya yang lembut membuatnya semakin tampak berwibawa. Kedatangan beliau tidak sendiri, namun didampingi oleh pejabat Pemda lainnya, bapak kadis dari beberapa instansi, kepala bank NTB. Termasuk juga ketua DRPD Lombok Barat ikut menghadiri kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Guru Penggerak Lombok Barat. 


Dalam sambutannya bapak Kadis, H. Nasrun memberikan apresiasi kepada semua guru penggerak Lombok Barat atas peran sertanya dalam memajukan pendidikan di sekolah masing-masing. Beliau berharap agar diangkatan 6 ini semakin banyak guru Lombok Barat yang mengikuti program guru penggerak. Disamping itu beliau juga mengharapkan peran serta guru penggerak untuk menuntaskan program paket B yang diperuntukkan untuk wali murid yang putus sekolah. Sehingga ke depan tidak ada lagi wali murid di setiap sekolah yang tidak memiliki ijazah SD. 


Tidak itu saja bapak Bupati pun memberikan apresisi yang luar biasa kepada Guru Penggerak yang berjumlah 71 orang. Beliau berharap seluruh guru penggerak menjadi pioner pendidikan di Lombok Barat. Kemajuan suatu bangsa tidak pernah lepas dari peran serta guru di dunia pendidikan.

Guru penggerak, komunitas, bincang santai, program, pendidikan guru penggerak, sosialisasi


Pada kesempatan yang sama beberapa guru berbagi  aksi baik yang dilakukan di sekolah masing-masing. Seperti program "BERUGAK BESILe" yang ada di SMP Negeri 4 Gerung. BERUGAK BESILe sendiri merupakan akronim dari Berbudaya, Empati, Ramah anak, Unik, Gotong Royong, Aktif, Kreatif Blogger, English Speaking, IT dan Literasi. 


Disamping mendengarkan pemaparan program dan aksi baik dari guru penggerak, ada juga rekan guru mengajukan pertanyaan terkait sekretariat komunitas guru penggerak yang sangat dibutuhkan sebagai tempat lokasi berkumpul para pengurus nantinya, agar lebih memudahkan untuk berkoordinasi.  


Tanpa menunda- bunda lagi Bapak Bupati Fauzan Khalid langsung menanggapi dengan meminta Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyiapkan sekretariat untuk Komunitas Guru Penggerak Lombok Barat. Sementara guru penggerak dari jenjang SMA meminta dukungan Pemda agar mereka juga diperhatikan walaupun secara administratif mereka menjadi tanggung jawab provinsi. 


Menyikapi hal tersebut bapak bupati bersedia jika semua guru SMA/SMK diajak bertemu secara langsung. 


Satu hal yang menjadi harapan beliau kepada semua yang hadir, dengan kemajuan tehnologi saat ini agar semua bergerak memperkenalkan Lombok Barat ke dunia luar baik melalui media sosial, yotube maupun blog. Agar Lombok Barat lebih dikenal oleh wilayah lain. Sehingga banyak yang akan berkunjung ke temoat-tempat wisata yang ada di Lombok Barat. 


Sebelum kegiatan di tutup, dua orang jurnalis cilik dari SMP Negeri 2 Kuripan dan SMP Negeri 4 Gerung melakukan wawancara dengan Bapak Bupati dan Pak Kadis terkait kebijakan Pemda di dunia pendidikan serta penggunaan protokol kesehatan di wilayah sekolah. 


Kegiatan di tutup dengan penyerahan cinderamata berupa buku, hasil karya Ibu Hj. Marwanah (Guru SMPN 4 Gerung) dan Ibu Rahmawati (Guru SMPN 2 Kuripan). Serta satu buku antologi karya siswa para siswa dari SMPN 4 Gerung.


Demikian alir perjalanan bincang santai antara guru penggerak dengan orang nomer satu di Lombok Barat Bapak Fauzan Khalid dan orang nomer satu di lingkungan dinas pendidikan Lombok Barat Bapak H. Nasrun. Semoga silaturrahmi ini membawa keberkahan bagi guru penggerak Lombok Barat dan menjadi awal kebangkitan pendidikan di Lombok Barat menuju arah yang lebih berkualitas lagi.

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama