Catatan Bincang Hangat Bupati Bersama Komunitas Guru Penggerak Lombok Barat

bupati lombok barat, guru penggerak, bincang hangat bupati lombok barat bersama guru penggerak, bincang hangat bupati lombok barat, komunitas guru penggerak lombok barat, kgp lombok barat, komunitas guru penggerak, bupati guru penggerak, guru lombok barat, kgp lobar, komunitas guru penggerak lombok barat, wisata kuliner kebon ayu, kebun ayu, tempat wisata kebun ayu, kebon ayu lombok barat, guru penggerak angkatan 2

Pagi yang cerah mengiringi langkah Komunitas Guru Penggerak (KGP) menuju Desa Wisata Kebon Ayu, sinar mentari dengan hangat dan penuh kelembutan meresap dalam tubuh komunitas pendidik, mereka begitu menikmati belaian hangat sang mentari. Tak terlihat wajah keletihan terpancar dari wajah mereka meski  9 bulan bergelut mengikuti program pendidikan guru penggerak.


Desa wisata ini terletak di Desa Kebon Ayu Kecamatan Gerung , ditempat ini para pengunjung di manjakan makanan khas Lombok. Bahkan pengunjung dapat menikmati buah melon yang dipetik langsung, hamparan sawah meghijau, perbukitan yang rindang semakin memanjakan mata setiap pengunjung.

Ditempat itu, komunitas guru penggerak Lombok Barat mengadakan kegiatan bincang hangat bersama Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


Berbagai program di paparkan Kadis Dikbud Lobar H. Nasrun salah satunya pelibatkan KGP dalam peningkatan angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS). 

"Nanti kita libatkan guru penggerak dalam program ini, bisa sebagai tutor,"katanya.

Untuk di ketahui saat ini angka RLS di Kabupaten Lombok Barat sebesar 6.41 tahun. Artinya penduduk Kabupaten Lobar yang berusia 25 tahun rata-rata sekolah selama 6.41 tahun atau bisa sekolah hanya sampai kelas 1 SMP atau tidak tamat SMP.

Rata-rata lama sekolah ini pun paling rendah nilainya pada indikator komposit Indeks Pembangunan Manusia (IPM).


Angka 6,41 ini menempatkan bahwa rata-rata penduduk di Kabupaten Lobar tingkat pendidikan hanya sampai tamat SD, kalaupun ada yang bisa sampai SMP, tetapi tidak bisa selesai alias putus di tengah jalan.  

Dikbud terus mematangkan  strategi dalam peningkatan RLS di bumi  Patut Patuh Patju. Bagaimana strateginya? (Bersambung)


Desa Kebon Ayu, 1 Februari 2022

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama