Catatan Bincang Santai Bupati Bersama KGP (Bag 4)

Bupati Janjikan Sekretariat Guru Penggerak

=====================================

Desa Kebon Ayu  yang berada di wilayah Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat  selalu menebar pesona keindahan.  Tempat wisata kuliner pertanian menjadi favorit bagi penikmat kuliner khas sasak. Para pengunjung di tempat wisata  ini di manjakan hasil pertanian berupa buah Melon yang dapat di petik sendiri oleh pengunjung dan kuliner khas sasak menambah daya tarik tempat ini. 

komunitas guru penggerak lombok barat, kgp lombok barat, wisata kuliner kebon ayu, bupati lobar, bupati lombok barat, kgp, guru penggerak, bincang santai bupati, bincang hangat, fauzan khalid,


Tempat Wisata  ini dengan panorama dari bukit dan hamparan persawahan  benar-benar akan memuaskan dahaga, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dan Ketua DPRD Lombok Barat Hj. Nurhidayah  bersama jajarannya menyempatkan diri datang ketempat wisata itu mengunakan sepeda. Mereka mengayuh sepeda dari Pendopo Bupati Lombok Barat yang tak jauh dari lokasi tersebut.


Kedatangan orang nomor satu di Bumi Patut Patuh Patju ini untuk bincang santai bersama Komunitas Guru Penggerak (KGP). Komunitas ini baru terbentuk tanggal 20 Desember 2021. "Saya meminta guru penggerak untuk terus melakukan kolaborasi dan inovasi dalam setiap kegiatannya. Karena dengan semangat kolaborasi dan inovasi ini tentu akan semakin memudahkan semua pihak dalam mewujudkan target pembangunan di Lombok Barat,"kata Bupati  H. Fauzan khalid.


Selain itu Bupati  juga meminta agar setiap kegiatan guru penggerak juga dapat bermanfaat dan memberikan nilai tambah untuk masyarakat Lombok Barat. Salah satunya dengan mengadakan pertemuan di lokasi lokasi wisata rakyat. Hal ini tenti dapat memberikan manfaat dan dampak bagi para pedagang kecil dan kuliner yang ada di Lombok Barat.


“Kegiatan seperti ini sangat baik karena dapat memberi dampak pada masyarakat. Selain itu guru penggerak juga diharapkan dapat mengupload di medsos sehingga tempat wisata kuliner rakyat dapat dikenal banyak orang” ujarnya.

Setelah Bupati memberikan wejangan , salah satu  perwakilan guru penggerak H. Musnahar menyampaikan harapannya agar guru penggerak ini memiliki sekretariat. "Mudah-mudahan ada sekretariat tempat komunitas ini berkegiatan,"harapnya.


Mendegar usulan tersebut Bupati langsung mengamini permintaan guru penggerak tersebut. "Saya memberikan waktu kepada Dikbud Lobar satu bulan untuk menyediakan sekretariat beserta isinya,"ungkap Bupati dua periode ini. Waktu terus berjalan, tiba saatnya jurnalis cilik dari SMPN 2 Kuripan dan SMPN 4 Gerung mendapatkan kesempatan melakukan wawancara khusus. Bagaimana jalanya wawancara tersebut?

SAHMAN

Sahman, S.Pd seorang anak yang terlahir dari rahim keluarga petani. Ia menghabiskan waktu kecilnya dihamparan persawahan yang ada di bundaran Giri Menang Square ( GMS). Tekadnya yang kuat menghantarnya menjadi pribadi yang bermanfaat bagi Agama, Nusa dan Bangsa. Krikil-kirikil tajam, ia lalui. Universitas kehidupan telah banyak memberikan ilmu bermanfaat yang ia tidak dapatkan dibangku kuliah. Ia pertama kali mengenal dunia tulis menulis berawal ketika berprofesi sebagai loper koran. Sebagai manusia pembelajar, ia meningkatkan kompetensi diri. Akhirnya, ia selama 16 tahun berkecimpung didunia jurnalistik. Berbagai peristiwa dan kebijakan pemerintah daerah Lombok Barat tak terlepas dari goresan penanya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama