Simposium Guru Penggerak Lombok Barat (Part 1)

 

Kegiatan Simposium

Simposium ini merupakan kegiatan penyerahan kembali 71 orang  guru penggerak angkatan 2 Kab. Lombok Barat yang sudah dinyatakan lulus  oleh P4TK PKn dan IPS kepada Bapak Bupati Lombok Barak H. Fauzan Khalid. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari di Hotel Aruna Senggigi 21-23 Februari 2022. Kegiatan ini diikuti oleh semua guru penggerak, pendamping praktik, fasilitator yang ada di Lombok Barat.


Pada hari pertama kegiatan dimulai dengan pembukaan kegiatan simposium guru penggerak dengan tema "Sinergitas Guru Penggerak Dengan Pemerintah Daerah Dalam Proses Transportasi Pendidikan Bagi Wilayah Kabupaten Lombok Barat."


Kegiatan pembukaan diawali dengan sambutan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat yang dalam hal ini diwakili oleh Kabid GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bapak. H. Ahmad Sujai M.M. Dalam sambutannya beliau memaparkan berbagai jenis kegiatan yang sudah dilakukan oleh guru penggerak di wilayah Lombok Barat yaitu:

1. Kegiatan sosialisasi terkait pendaftaran untuk mengikuti seleksi calon guru penggerak angkatan 6 yang sedang dibuka. 

2. Bekerjasama dengan RRI 

3. Kegiatan bincang hangat antara Bapak Bupati Lobar H. Fauzan Khalid dengan para guru penggerak. 

4. Beberapa guru penggerak langsung diangkat menjadi PLT kepala sekolah dan  sebentar lagi akan didepinitifkan. 

5. Beliau juga sangat menyayangkan ada beberapa kecamatan yang tidak memiliki guru penggerak. Beliau juga berharap pada angkatan ke 6 semakin banyak guru penggerak yang bisa lulus seleksi. 

6. Tidak lupa juga beliau menyampaikan jumlah pendaftar seleksi guru penggerak di wilayah Lobar pada angkatan 6 sudah mencapai 1100 orang. Ini merupakan angin segar agar pendidikan di Lombok barat samakin maju dan meningkat.


Sambutan kedua diberikan oleh Kepala P4TK PKn dan IPS Bapak Dr. H. Subandi M.M. Beliau menyampaikan,  NTB merupakan salah satu sasaran Diklat Calon Guru Penggerak bagi P4TK PKn dan IPS. Namun berbeda dengan Jawa Timur yang hanya mendapatkan jatah untuk 3 Kabupaten/kota, sementara untuk NTB sendiri mendapatkan jatah 7 Kabupaten/kota. Jumlah guru penggerak  sampai saat ini mencapai 305 orang yang tersebar di 7 kabupaten/kota yang ada di NTB. Sedangkan kondisi guru penggerak yang ada di seluruh Indonesia sampai saat ini berjumlah 3040 orang.

Sambutan


Dengan semakin banyaknya guru penggerak maka kementrian pendidikan akan membentuk Balai Guru Penggerak (BGP) di setiap Provinsi. Sementara di setiap enam provinsi akan dibentuk Balai Besar Guru Penggerak (BBGP). 


Beliau juga mengulang pesan Bapak Jokowi tentang guru penggerak yaitu "Guru bukan hanya pekerjaan, namun profesi guru ini menyiapkan masa depan". 

Guru Penggerak menyiapkan Willbeying student, bagaimana membina kolaborasi. Pak Subandi menginformasikan bahwa mas menteri akan memberikan pelatihan terkait "keberagaman atau kebinekaan global." 

Disamping itu juga akan dilakukan media.guru terkait dengan bagaimana guru bisa berkarya membuat buku dengan kegiatan Saku-Sagu (Satu buku satu guru).

Beliau berpesan ilmu itu jangan disimpan tapi fisosialisan dibagikan kepada orang lain agar kita bisa maju bersama dengan harapan pada tahun 2045 kita bisa menciptakan Indonesia Emas. 


Sekarang dibutuhkan SPIT yaitu kecepatan dan dalam dunia ini yang paling bisa bertahan adalah perubahan itu sendiri. 

Dalam bukunya Ki Hajar Dewantara mengatakan bahwa "Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah". Untuk diharapkan guru penggerak itu bisa menggunakan Ilmu padi semakin berisi, semakin merunduk. Bukan terbalik setelah menjadi guru penggerak merasa semakin sombong. 

Kita harus nyakin bahwa siapa yang berdungguh-sungguh pasti dapat manjadda wajada. 

Sambutan beliau tutup dengan memberikan pantun

Cantiknya guru penggerak terkasih 

Cukup sekian dan terima kasih.


Kegiatan hari pertama diakhiri dengan pemaparan Kebijakan Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tehnologi  terkait dengan tindak lanjuti kegiatan guru penggerak setelah mengikuti Diklat selama sembilan bulan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama