Resensi buku

 

Identitas buku

 

Judul Buku                  : Aku Lupa bahwa Aku Perempuan

Pengarang                   : Ihsan Abdul Qudus

Penerbit                       : Alvabet

Terbit                           : April 2012

ISBN                           : 978-602-91913-16-9

Jumlah Halaman         : 221

 



Sinopsis Buku

Tradisi masyarakat Mesir yang memberikan penghargaan yang sangat rendah terhadap peran wanita karier dan memposisikan wanita hanya sebagai ibu rumah tangga dengan berbagai beban pekerjaan rumahan serta menuntut setiap isteri  untuk selalu standby bagi suami dan anak membuat Suad tokoh sentral dalam cerita ini memberontak dan marah. Suad tidak menemukan bahwa keberadaannya sebagai wanita telah memberi batasan. Dia hanya ingin mendobrak stigma tentang batasan seorang wanita yang hanya diperuntukkan pada sisi tertentu.

Perempuan tidak bisa dipenjara dalam jeruji pernikahan dan dibatasi perannya sebagai seorang ibu. Perempuan bukan pembantu bagi suaminya dan bukan pula pesuruh bagi anak anaknya. Pernikahan bagi Suad bukan hanya sebuah pengabdian yang sempit dan memenjarakan, tetapi diberi ruang dalam konteks yang luas. Menjadi pribadi yang memimpin agar pengabdian bukan sekedar ketaatan kepada perintah melainkan atas sikap memerintah yang argumentatif.

Karena dorongan inilah Suad tampil sebagai seorang wanita karier yang sukses menjadi anggota DPR dan ketua berbagai macam organisasi perempuan. Tidak ada media massa yang dalam sepekan melewatkan foto dan berita tentang Suad. Perempuan yang sudah menggenggam ambisinya dan menempatkannya dalam lingkat elit kekuasaan dan menjadikannya fenomena baru dalam isu kesetaraan gender. Hingga akhirnya kehampaan menyelimuti kehidupan pribadinya dan membuat jiwanya goyah. Ia membunuh kebahagiaannya sebagai seorang perempuan dan melakukan apa saja yang diinginkannya untuk melupakan bahwa ia adalah seorang perempuan.

Isi Resensi Buku

Buku ini ditulis dengan baik dan penih nilai filsafat hidup dan dikemas dalam bahasa yang sederhana dan lugas dengan alur maju. Pergulatan batin seorang Suad perempuan ambisius dalam mencapai kesuksesan karier, ambisi yang memuncak sehingga menimbulkan konflik rumah tangga ynag penuh drama disajikan dengan penuh makna.

Isu kesetaraan gender yang dikemas dalam pertarungan batin seorang perempuan sehingga memunculkan konfilk yang rumit dalam rumah tangganya menjadikan novel ini sangat menarik untuk dibaca. Pertempuran bathin yang juga mengispirasi para perempuan untuk bangkit dan berjuang melawan dominasi. Meski endingnya  sang perempuan harus menghancurkan dirinya sendiri dan melupakan kodrat bahwa dirinya adalah seorang perempuan.

Kelebihan Buku

Buku ini memiliki tampilan menarik dengan cover yang soft ditunjang oleh gambar yang sangat artistic sesuai dengan tema novel ini dan tentu saja dengan judul yang menurut saya pribadi sangat “nendang” Alur cerita disajikan dengan alur maju dan disampaikan dengan bahasa yang lugas. Buku ini menjadi menarik menurut saya Ketika penokohan seroang perempuan dan mengusung isu “feminis” tetapi ditulis oleh seorang laki laki “Ihsan Abdul Qudus” yang bisa saja memiliki lubang bias yang cukup dalam. Dan bagaimana penulis mengakhiri ceritanya dengan sangat berkesan menjadi salah satu poin penting sehingga buku ini sangat layak untuk dibaca.

Kelemahan Buku

Alur cerita yang maju dan dibuat sangat cepat sehingga butuh waktu untuk mengingat kembali apa yang telah dibaca. Apalagi buku ini ditulis dengan latar belakang Mesir yang sedang hangat hangatnya menghadapi revolusi. Membaca buku ini akan membuat pembaca sedikit tercengang karena ego Saud yang besar, ambisi yang menjulang tetapi dengan kisah cinta yang sangat menyedihkan.

 

Pulau seribu masjid, 18 Maret 2022

Pelangi Aksara

Hanya seorang wanita yang berusaha menginspirasi orang lain untuk menemukan "bintang" dalam dirinya agar menerangi gelapnya kebodohan yang mendekap

2 Komentar

  1. MasyAllah kereen....pengen belajar banyak nih biar bisa jg menjadi bintang

    BalasHapus
    Balasan
    1. 😍😍😍 gampang...kan kita sedang menikmati proses nya sekarang😍😍😍

      Hapus
Lebih baru Lebih lama