Sekretariat Tempat Curahkan Ide dan Gagasan Peningkatan Mutu Pendidikan


Lombok Barat-Pengurus Komunitas Guru Penggerak (PKGP) Lombok Barat mengadakan gotong royong membersihkan sekretariat KGP Minggu (13/3/2022).

Sekretariat ini terletak di jalan Imam Bonjol, Gerung Utara, satu kompleks dengan  Pusat Sangar Mutu Pendidikan (PSMP).

"Saya minta pak Kadis Dikbud untuk menyiapkan kebutuhan sekretariat KGP. Saya kasih waktu satu bulan untuk menyiapkan kelengkapan sekretariat," ungkap Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid beberapa waktu lalu saat bincang santai bersama KGP di Desa Wisata Pertanian Kebon Ayu.

Merespon hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat H. Nasrun meminta KGP untuk menganalisis RAB sekretariat. Hal ini untuk memudahkan Dikbud menyusun anggaran.

"Nanti Dikbud yang menyiapkan kebutuhan dan kelengkapan sekretariat KGP,"katanya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Guru Penggerak Sudomo mengatakan bahwa sekretariat ini sebagai tempat mencurahkan ide dan gagasan untuk menyumbangkan pikiran guna ikut membantu dalam peningkatan mutu pendidikan di Lombok Barat.

"Alhamdulillah gotong royong membersihkan sekretariat berjalan lancar. Ini berkat dukungan, kolaborasi dan sinergitas semua pihak,"katanya di sela-sela kegiatan gotong royong seraya mengatakan bahwa sekretariat ini juga sebagai tempat pelatihan peningkatan kompetensi guru dan siswa.

Ditambahkannya, dalam waktu dekat ini sekretariat ini juga akan digunakan  sebagai ruang podcast. Rekaman diskusi berbentuk audio yang membahas suatu


 topik tertentu, seperti kebijakan pemerintah daerah terkait pendidikan. Podcast ini juga sebagai wadah untuk menyampaikan tentang materi pembelajaran yang dapat di akses oleh murid.

"Kami berharap Dikbud segera merealisasikan janjinya terkait kelengkapan sekretariat,"ungkapnya.

SAHMAN

Sahman, S.Pd seorang anak yang terlahir dari rahim keluarga petani. Ia menghabiskan waktu kecilnya dihamparan persawahan yang ada di bundaran Giri Menang Square ( GMS). Tekadnya yang kuat menghantarnya menjadi pribadi yang bermanfaat bagi Agama, Nusa dan Bangsa. Krikil-kirikil tajam, ia lalui. Universitas kehidupan telah banyak memberikan ilmu bermanfaat yang ia tidak dapatkan dibangku kuliah. Ia pertama kali mengenal dunia tulis menulis berawal ketika berprofesi sebagai loper koran. Sebagai manusia pembelajar, ia meningkatkan kompetensi diri. Akhirnya, ia selama 16 tahun berkecimpung didunia jurnalistik. Berbagai peristiwa dan kebijakan pemerintah daerah Lombok Barat tak terlepas dari goresan penanya.

2 Komentar

Lebih baru Lebih lama