Pelatihan Menulis PGRI

 

Rabu, 18 Mei 2022 Pukul 19.00 WITA

Ide Menulis Bagi Guru

Pertemuan ke-1 (Pertama)

Belajar Menulis PGRI

Narasumber                 : Wijaya Kusumah, M.Pd.

Moderator                   : Dail Ma'ruf

 

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Selamat Malam.

Malam ini adalah malam yang luar biasa bagi saya. Di mana pada malam ini, saya bisa bergabung dengan orang-orang hebat dari seluruh Indonesia yang ingin mengembangkan diri dalam berliterasi. Pada kesempatan ini saya mengikuti pelatihan menulis PGRI. Pada pertemuan pertama ini mengangkat topic “Ide Mernulis Bagi Guru” bersama narasumber luar biasa Bapak Wijaya Kusumah, M.Pd dan dimoderatori oleh Bapak Dail Ma’ruf.

Sang narasumber merupakan penggagas sekaligus pengasuh kelas Belajar Menulis PGRI. Adapun beliau lebih akrab disapa Om Jay. Lebih detail terkait beliau dapat diakses melalui link https://wijayalabs.com/about.

Apa yang sulit dari menulis? Ternyata yang sulit dari menulis adalah memulai. Kuncinya menulis terlebih dahulu karena ide-ide akan bermunculan saat kita mulai menulis. Menulislah dulu maka ide akan datang kepada sang penulis. Ide bisa didapatkan dari kisah nyata maupun cerita fantasi.

Cara untuk membuat kisah nyata menjadi sebuah tulisan adalah dengan membuat dokumentasi foto atau video. Dari sebuah foto atau video kita bisa mengembangkan ide menulis.

Mulailah menulis di blog karena blog adalah alat rekam yang ajaib. Keajaibannya dapat kita rasakan kalau kita memiliki blog sendiri dan bisa mengelolanya dengan baik. Di dalam blog kita bisa memasukkan foto, video, dan slide presentasi dengan kapasitas file unlimited. 

Blog adalah buku digital yang membuat kita berlatih menulis dan menemukan ide untuk menulis. Kita menjadi penulis di blog dan sekaligus sebagai adminnya. Seburuk apapun tulisan kita, pasti akan disetujui admin.

Di blog kita juga bisa memasukkan foto. Caranya mudah banget. Kita bisa akses di google maupun youtube bagaimana cara memasukkan foto ke dalam blog. Maka akan ada banyak jawaban dan kita dapat mempelajari dan memahaminya lalu mengaplikasikannya dijamin anti gagal.

Quetes Omjay :

Menulislah setiap hari dan lihat apa yang akan terjadi

Dalam pertemuan 1 ini ada beberapa orang yang bertanya kepada narasumber. Adapun pertenyaan mereka sebagai berikut.

P1 :  BU Maria  Jakarta :

Assalamu laikum.

Selamat  malam, OmJay. Terima kasih atas kebaikan Bapak yang dengan ringan hati berbagi ilmu. Izin bertanya…

1.    Apa saja strategi menjadi blogger yang baik dan disiplin di tengah kesibukan saat ini?

2.    Bagaimana menyambung ide dalam tulisan ketika mentok pada paragraph tertentu?

3.    Bagaimana memulai tulisan sedangkan ide yang akurat belum ada?

Terima kasih OmJay . Salam sehat.

Jawaban Om Jay:

1. Menulis dalam kesibukan dengan ponsel kita.

2. Banyak baca tulisan orang lain

3. Menulislah dulu baru ide akan datang kepadamu. Bahkan tuliskan saja apa yang ada di kepala atau depan mata kita. Maka ide menulis akan datang.

 

P2 : Assalamu'alaikum... Saya Bu Ummi Athiyyah

Gelombang 25. Saya guru di MTs. Riyadl Rembang Jateng.

Senang sekali bisa bergabung di kelas BM PGRI.

Maaf Omjay izin tanya Bagaimana cara menemukan ide² yg menarik dalam menuis karena terkadang pikiran ini buntu tidak tahu harus menulis apa meskipun banyak yg telah kita lihat, kita dengar, maupun kita rasakan?. Mohon pencerahannya. Terimakasih Wassalamualaikum.

Jawaban Om Jay:

Saya dulu mengalami hal seperti itu. Setelah 13 tahun belajar menulis saya merasakan bahwa menulis itu harus dipaksakan. Kuncinya banyak membaca dan berlatih menulis akrena menulis itu adalah sebuah keterampilan atau skill dan bukanlah bakat. Baca saja tulisan saya di https://kompasiana.com/wijayalabs

 

P3 : Assalamu'alaikum. Ijin bertanya bapak 🙏

Saya Rosida dari Riau. Sebagai penulis pemula, bagaimana kita menjadikan menulis sebagai sebuah rutinitas yang sering disaat kita mulai menulis tapi karena kesibukan lainnya, sampai tdk menulis sama sekali?

Terimakasih.

Jawaban Om Jay:

Menulis di dalam kesibukan itu asyik. Apalagi menulisnya pakai HP jadul kayak Omjay. Jadi menulis saja dulu di media sosial kita. Kemudian posting di blog supaya dapat dikumpulkan jadi buku. Itulah cara saya menulis dalam kesibukan. Sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit. Dulu saya sering tdk menulis hal-hal penting karena kesibukan yang luar biasa. Sekarang dengan kemajuan TIK kita bisa menulis dimana saja dan kapan saja. Gunakan jemarinu untuk menulis dalam kesibukan lalu ingatlah mantra ajaib Omjay. Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi. Salam blogger persahabatan.

 

P4 : saya Adil Agung .

belum pernah menulis. kadang saya ingin menulisnya di media sosial saya. namun saya sangat malu atau tidak percaya diri sehingga apapun yang ingin saya tulis akan menghilang begitu saja. bagaimana cara saya untuk membuat diri saya percaya akan kemampuan saya dan tidak malu untuk menuangkan apa yang ingin saya tulis.

Jawaban Om Jay:

Cara saya menumbuhkan percaya diri dalam menulis adalah dengan memiliki dan mengelola blog pribadi. Dengan menulis di blog saya bebas menuliskan apa yang saya sukai dan kuasai. Berkat membuat blog saya menjadi percaya diri. Bahkan tugas siswa yang dulu diposting di google classroom, sekarang saya minta posting di blog. Hal ini menimbulkan dan menumbuhkan rasa percaya diri siswa atau confidence. Selain itu, saya suka blog walking sehingga rasa percaya diri saya dalam menulis menjadi meningkat.

 

P : 5

Saya bukan peserta baru akan tapi ingin lulus diangkatan ini yang sebelumnya tertunda karena beberapa kendala pertanyaannya bagaimana trik jitu membuat resume sesingkat mungkin selesai pemateri menyampaikan dan acara selesai resumepun jadi secepat kilat agar tak tertunda?

Wassalamualaikum

Maesa Jakarta

Jawaban Om Jay:

Gampang itu. Pakai laptop dan HP. Pasti bisa selesai. Nanti akan ada materinya. Omjay belum akan menjelaskan secara detail biar penasaran di materi berikutnya. He-he-he

 

P6 : Assalamualaikum, selamat malam, perkenalkan saya Farida Haryati dari Jambi.

Izin bertanya :

1. Langkah apa yg harus dilakukan sebagai penulis blogger pemula?

2. Bagaimana cara agar pembaca tertarik untuk membaca tulisan yg kita sajikan di blog?

3. Bagaimana mengoptimalkan blog yang kita punya?

Terima kasih

Jawaban Om Jay:

1. Belajar pada pakarnya. Di sini ada pak brian dan mr bams yg akan mengajari anda menulis di blog.

2. Bikin judul yang unik dan menarik seperti tulisan saya di kompasiana.com/wijayalabs

3. Cara mengoptimalkan blog adalah dengan menulia setiap hari dan menyebarkan di media sosial. Lalu rajinlah blog walking.

 

P7 : Selamat malam. Saya Rumiati dari Palangka Raya.

Saya ingin bertanya tentang tulisan sayaengenai bunga Anggrek tadi.

Mengapa ya saya kokenjelaskan sesuatu itu berdasarkan apa yang nampak di depan mata... Tidak memik irkan dri sudut lain?  Apa katena saya masih bingung atau gugup?  Ataukah mungkin itulah kekurangan saya dalam menulis?

Jawaban Om Jay:

Itu karena faktor kebiasaan saja. Nanti kalau sdh banyak berlatih pasti akan berbeda cara menuliskannya

 

P8 : assalamualaikum wr wb,, perkenalan saya Tuhu dari Riau 🙏,,

 izin bertanya,, bagaimana kah kita bisa menulis dengan rasa senang dan bisa memiliki artikel yang banyak dan panjang?

Jawaban Om Jay:

Jadikan menulis sebagai sebuah kebutuhan seperti makan dan minum. Kalau kita tidak membaca maka kita akan lapar. Kalau kita tidak menulis maka kita akan haus.

 

 

P9 : Sedikit pertanyaan

Saya Sim Chung Wei, guru di saint peter School, Jakarta

di era digital seperti skrng, apakah jika kita menulis di kertas atau di buku kemudian di ketik ulang ke media sosial masih efektif?

Jawaban Om Jay:

Bisa saja. Itu malah unik. Dulu prof Conny Semiawan menulis hanya di kertas kemudian dikumpulkan oleh sekertris beliau dan jadi buku setiap beliau ulang tahun. Saat pandemi covid19 beliau meninggal karena covid19 dan setiap hari beliau menulis selama menjalani isolasi mandiri. Sekarang tulisan beliau sedang dalam proses editing penerbit

Demikian paparan materi dari narasumber pada pertemuan malam ini. Terimakasih Omjay selalu kami tunggu ilmu-ilmu dan pencerahannya. Teriring doa jazaakumullah ahsanal jaza'. Aamiin

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama